Selasa, 07 Maret 2017

Perawatan Gigi Setelah Pasang Bracket


Penggunaan behel pada gigi perlu mendapatkan perhatian khusus. Perlakuan khusus yang diberikan untuk gigi berbehel diperlukan guna menjaga kebersihan gigi dan menjaga konstruksi behel pada gigi tidak rusak.  Untuk itu, sobat harus mengetahui bagaimana cara untuk merawat gigi berbehel.

Sikatlah gigi 2 kali sehari, yaitu setelah makan pagi dan malam sebelum tidur. Sikatlah gigi paling tidak 1 jam setelah makan. Gunakan sikat gigi khusus yang diperuntukkan menyikat gigi behel. Sikat gigi ini bentuknya kecil dan bulu sikatnya halus. Sikat gigi khusus gigi behel biasanya tersedia di dokter gigi dan bahkan sekarang sudah tersedia di supermarket.

Adapun cara menyikat gigi yang berbehel adalah:

Sikat gigi atas depan seperti biasa, lalu sikat sisi atas behel pada bagian gigi tersebut perlahan. Lakukan hal yang sama pada behel gigi bawah.
Sikatlah gigi demi gigi mengikuti alur gigi dan gusi. Jangan lewatkan gigi bagian dalam dan belakang mulut.
Bersihkan bracket behel dengan cara menyudutkan kepala sikat kearah bracket. Jangan lupa bersihkan bagian bawah behel dan pastikan tidak ada kotoran atau sisa makanan yang menempel.

Hindari makanan yang terlalu keras
Sebaiknya hindari makanan yang bertekstur keras karena dapat mengganggu proses penggeseran gigi dan dapat membuat bracket behel lepas. Jika hendak memakan makanan yang berstektur keras hendaknya dipotong kecil – kecil.

Hindari makanan yang lengket.
Konsumsi makanan yang lengket seperti dodol akan membuat gigi dan behel susah dibersihkan. Jika sisa makanannya menempel pada gigi akan menimbulkan plak sehingga berisiko terkena gigi keropos. Plak yang sudah menjadi karang, apabila menempel pada bracket gigi akan membuat bracket tersebut lepas dari gigi.

Kontrol Rutin
Kontrol penting dilakukan setelah pemasangan behel. Biasanya pada pengontrolan gigi dokter melakukan penggantian karet behel pasien. Kontrol behel gigi ini juga bertujuan untuk mengetahui sudah seberapa jauh tahapan penggeseran gigi yang diharapkan. Selain itu melalui kontrol gigi yang rutin dokter bisa menangani keluhan yang dialami pasien selama pemakaian behel, serta mengecek apakah behel yang dipasang bekerja dengan baik atau tidak.

Perbanyak konsumsi vitamin C
Apa hubungannya konsumsi vitamin C dengan gigi behel? Seorang yang memakai behel rentan terkena sariawan akibat gesekan dari behel dengan dinding dalam mulut. Kawat yang berada di ujung dalam mulut juga terkadang dapat menusuk dinding mulut akibat adanya pergeseran gigi sehingga ujung kawat menjadi bertambah panjang, hal ini juga menyebabkan sariawan atau luka dalam mulut. Oleh karena itu perbanyaklah konsumsi vitamin C dan sediakan obat sariawan untuk mengatasinya. Jika sobat tidak mau ujung kawat melukai dinding mulut sebaiknya siapkan wax ortho, yang berupa lilin guna menutupi bagian behel yang tajam.

Hal yang Wajib Dilakukan Selama Menggunakan Behel
Rajinlah membersihkan gigi setiap kali selesai makan. Oleh karena itu bawalah selalu sikat gigi khusus behel ketika berpergian. Jika perlu pakailah dental floss untuk membersihkan sisa makanan di sela – sela gigi. Hindari minuman yang bersoda. Minuman bersoda memiliki kandungan karbondioksida yang bersifat asam yang menyebabkan pembentukan plak di sekitar kawat gigi.

Hal yang Jangan Dilakukan Selama Menggunakan Behel
Jangan mencoba mengotak – atik dengan melepas atau menyetel ulang behel yang sudah terpasang. Jika merasa tidak nyaman mintalah bantuan dari dokter gigi kamu. Jangan memakan makanan seperti permen karet, keripik, kerupuk keras, daging yang liat.

http://www.rubrikita.com/2015/01/cara-merawat-gigi-behel.html?m=1

www.premierdentalgallery.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar