Saat ini Veneer Gigi sudah mulai popular di Indonesia dan menjadi bagian dari gaya hidup saat ini. Veneer gigi adalah lapisan tipis material yang ditempel permanen di permukaan gigi. Analogi mudahnya seperti pemasangan kuku palsu tapi di gigi.
Tujuannya veneer adalah:
Untuk menutupi warna gigi yang kuning sehingga gigi jadi tampak putih bersinar
Untuk menutup renggang antara 2 gigi
Untuk memperbaiki gigi yang patah atau keropos
Untuk meratakan posisi gigi yang sedikit ngga rapi
Untuk memperbaiki bentuk gigi agar terlihat lebih baik
Veneer sendiri ada 2 macam:
1. Direct Vener (Composite Veneer), veneer yang langsung dikerjakan dan dibentuk di gigi kamu dengan menggunakan bahan resin komposit. Veneer ini lebih ekonomis dan praktis karena dengan sekali kunjungan ke dokter gigi ahli estetis, veneer langsung terpasang hingga selesai. Kekurangannya adalah bahan composite mudah menyerap warna dan ketahanannya tidak selama yang porcelain. Gigi yang ngga rata dan kuning bisa dikoreksi sekaligus dengan veneer
2. Indirect Veneer (Porcelain Veneer), veneer yang terbuat dari bahan porcelain. Veneer ini membutuhkan minimal dua kali kunjungan ke dokter gigi. Yang pertama kali gigi dikecilkan dan dicetak. Veneer kemudian dibuat di Laboratorium minimal seminggu. Dan kunjungan keduanya, dipasang di gigi. Porcelain veneer lebih mahal dibandingkan composite veneer tapi ketahananannya lebih baik dan lebih stabil warnanya.
Biasanya untuk kamu-kamu yang ingin gigi putih maksimal, veneer bisa menjadi pilihan. Veneer lebih unggul dlm hal predictability dibandingkan prosedur whitening gigi (bleaching gigi) karena kamu bisa memilih hasil warna akhir yang diinginkan. Lain halnya dengan bleaching, respon gigi setelah dibleaching unpredictable dan bisa berbeda-beda antar individu. Dan biasanya hasil bleaching juga terlihat lebih natural dan ngga bisa seputih warna veneer. Untuk memutuskan prosedur apa yang lebih tepat untuk mewujudkan senyum yang kamu inginkan, ada baiknya kamu berdiskusi dengan dokter gigi ahli estetis kamu.
Nah, bila kamu ingin veneer, tahapan yang perlu dilakukan biasanya cukup simple
1. Buat appointment dengan dokter gigi ahli estetis. Di Indonesia dokter yang berkompeten menangani adalah Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi.
2. Kunjungan pertama ke dokter gigi : Smile Analysis. Biasanya di kunjungan ini kamu akan diajak berdiskusi oleh dokter kamu mengenai Konsep Senyum yang kamu inginkan, seperti: ingin putihkah? Ingin ratakah? Ingin bentuknya seperti gigi kelinci-kah? Derajat putih yang diharapkan? Berapa gigi yang perlu diveneer? Atau ada point2 yang kamu ingin ada di hasilnya. Nantinya, dokter akan memberi masukan-masukan untuk mewujudkan “smile” yang kamu inginkan. Sometimes, ada prosedur yang namanya mock-up. Prosedur ini dilakukan bila kamu ingin tau kira-kira hasil akhir bentuk gigi yang akan diveneer. So, dokter gigi akan membuatkan model bentuk veneer di gigi untuk kamu coba dan visualisasikan sebelum gigi dikecilkan sehingga kamu bisa dapat gambaran hasil akhir yang akan diperoleh.
3. Bila kamu udah sepakat dengan dokter kamu mengenai tindakan yang akan dilakukan,persiapan veneer bisa dimulai. Pertama-tama, gigi kamu dikurangi ketebalannya sekitar 0.5 mm untuk tempat dipasangnya veneer. Ini tujuannya agar gigi tidak terlihat terlalu tebal atau maju setelah dipasang veneernya nanti.
4. Bila kamu memilih direct veneer, veneer akan langsung diaplikasikan di gigi kamu. Tapi bila kamu memilih porcelain veneer, gigi kamu kemudian akan dicetak dan dibuatkan veneer sementara. Minggu depannya baru kemudian veneer dipasang.
5. Pada kasus-kasus yang kompleks, ada kalanya perlu beberapa kali kunjungan dan trial sebelum porcelain veneer bisa dipasang.
Then, Voilaa!! Gigi kamu kemudian akan putih cemerlang seperti yang diharapkan. Sebagai gambaran, Ini contoh foto before-after beberapa artis Hollywood yang menggunakan veneer.
Untuk Informasi lebih lanjut atau pertanyaan mengenai Veneer di Premier Dental Gallery, kamu bisa menghubungi customer service kami:
Murni, Fidya 081297611611(call/sms/whatsapp)
Atau via web di sini